Sabtu, 01 November 2014

Rangkuman IPA Kelas 9


nih buat adik-adik yang kelas 9, ada sedikit rangkuman buat belajar, semoga bermanfaat :)

RANGKUMAN IPA
*     Besaran pokok, besaran turunan dan satuannya
a.    Besaran Pokok
NO.
Besaran Pokok
SI
Alat Ukur
1.
Jumlah zat
mol

2.
Intensitas cahaya
cd
Luxmeter
3.
Waktu
s
Stopwatch
4.
Kuat arus
A
Amperemeter
5.
Suhu
K
Termometer
6.
Massa
kg
Neraca/timbangan
7.
Panjang
m
Penggaris, jangka sorong, mistar

b.    Besaran Turunan
NO.
Besaran Turunan
Satuan
Simbol
Alat Ukur
1.
Luas
m2
A

2.
Kecepatan
m/s
v
Spedometer
3.
Volume
m3
V
Gelas ukur
4.
Tekanan
N/m2
P
Barometer
5.
Gaya
N = kg/m2
F
Dinamometer
6.
Usaha
J = Nm
W

7.
Percepatan
m/s2
a
Hidrometer
8.
Massa Jenis
Kg/m3
r

9.
Energi kalor
Joule
J
Kalorimeter
10.
Daya listrik
Watt

kWh-meter

*     Sifat-sifat zat berdasarkan wujudnya atau penerapan dalam kehidupan sehari-hari
NO.
Padat
Cair
Gas
1.
gaya tarik menarik antar partikelnya sangat kuat
gaya tarik menarik antar partikelnya tidak begitu kuat
gaya tarik menarik antar partikelnya lemah
2.
letak molekulnya saling
berdekatan dan teratur
letak molekulnya agak berjauhan
letak molekulnya berjauhan
3.
gaya partikelnya sangat terbatas (bergetar di tempat)
gaya partikel dapat berpindah tempat, tetapi tidak mudah meninggalkan
kelompoknya
gaya partikel dapat berpindah
tempat, mudah meninggalkan
kelompoknya
4.
bentuk dan volumenya tetap
bentuk berubah-ubah, tetapi volumenya tetap
bentuk berubah-ubah, volumenya berubah-ubah
5.

*     Konversi suhu pada termometer
NO.

Celcius
Reamur
Fahrenheit
Kelvin
1.
Titik lebur
0o
0o
32o
273o
2.
Titik didih
100o
80o
212o
373o
3.
Jumlah
100o
80o
180o
100o
4.
Skala perbandingan
5
4
9
5

*     Besaran kalor dalam proses perubahan suhu atau penerapan perubahan wujud zat dalam kehidupan sehari-hari
Q = m . U
    T (oC)
Ket :
Q = kalor (J /KJ)
m = massa (kg)
c = kalor jenis (J/kg)
ΔT =  suhu (oC)
L = kalor lebur
U = kalor uap


Q = m . c . ΔT
Q = m . L
                    
            0o                                          
Q = m . c . ΔT
                                      
                 Es                   

*     Jenis gerak lurus atau penerapan hukum Newton
a.    Gerak lurus beraturan (GLB)
#menggunakan ticker time#
-      
Dibaca dari F
GLBB dipercepat      è rapat – renggang
-       GLBB diperlambat   è renggang – rapat
-       GLB                            è jarak sama
Contoh :
1.    GLBB diperlambat
F
2.  GLBB dipercepat
F






b.    Hukum Newton
ü
SF = 0
Hukum I Newton (hukum kelembaman)
è ketika bus berjalan kemudian direm
     tiba-tiba maka badan akan maju ke depan

ü
a = F / m
SF = m . a
Hukum II Newton
W = m . g
èDidorong dan ditarik


ü
aksi = reaksi

Hukum III Newton
ð 
F = -F
Mendorong tembok

*     Besaran fisis pada usaha atau energi
a.    Energi adalah kemampuan untuk melakukan usaha atau kerja.
1 kal = 4,2 joule
1 joule = 0,24 kalori
v Energi Kinetik, Potensial, dan Mekanik
i.    Energi Kinetik (energi yang dimiliki benda yang bergerak)
Ek = ½ . m . v2
Ket =
Ek = Energi kinetik
m = massa (kg)
v = kecepatan (m/s2)






ii. Energi Potensial (energi yang dimiliki oleh suatu benda karena letak
      atau kedudukannya)
Ep = m . g. h

Ket:
Ep = energi potensial (joule)
g = percepatan gravitasi (m/s2)
h = ketinggian (m)






iii. Energi mekanik
Em = Ek + Ep




ü Hukum Kekekalan Energi
    “Energi tidak dapat dimusnahkan dan diciptakan. Energi hanya
     dapat berubah bentuk dari suatu bentuk ke bentuk yang lain.”

b.    Usaha adalah suatu proses yang dilakukan untuk memindahkan kedudukan suatu benda.
W = F . s

Ket:
W = usaha (joule)
F = gaya (N)
s = jarak perpindahan benda (m)







*     Pesawat sederhana : suatu alat yang digunakan untuk mempermudah pekerjaan manusia
a.    Tuas (pengungkit)
KM = w × Lb = F × Lk
W / F = Lk / lb
       Beban
                  Penumpu
Ket:
w = berat benda (N)
Lb = lengan beban (m)
F = gaya yang diberikan
Lk = lengan kuasa (m)

Lengan beban

kuasa
                                       

   Lengan kuasa
                    
Ket :
-  Lengan beban: jarak benda ke penumpu
- Lengan kuasa: jarak gaya kuasa ke penumpu
Macam-macam tuas
*   Tuas jenis pertama : titik tumpu (T) terletak di antara titik kuasa (K) 
     dan titik beban (B)
  Contoh: gunting, palu, tang
*   Tuas jenis kedua titik beban (B) terletak diantara titik tumpu (T) dan   
      titik kuasa (K)
                          Contoh: gerobak dorong, pemecah biji, pembuka botol
*   Tuas jenis ketiga. Titik kuasa (K) terletak di antara titik tumpu (T) dan
      titik beban (B)
   Contoh: lengan bawah, jepitan, sekop
b.   
W . h = F . s
Bidang miring
Ket :
W = m . g  (N)
h = tinggi (m)
s = panjang (m)
F = gaya (N)
W


     s
F
                 h



c.    Katrol
-     Katrol tetap
KM = W/F = 1



-     Katrol bebas
KM = W/F = 2



-     Katrol majemuk
KM = W/F = n
n = jumlah katrol


*     Besaran fisis pada tekanan suatu zat
a.    Tekanan zat padat
P = F / A
Ket :
P = tekanan (N/m2)
F = gaya (N)
A = luas bidang tekan (m2)






b.    Tekanan hidrostatis
P = r . g . v
Ket :
P = tekanan hidrostatis (N/m2, Pa, atm)
r = massa jenis zat cair (kg/m3, gr/cm3)
g = gravitasi (N/m2)






c.    Tekanan udara
1 atm = 76 cmHg



*     Besaran fisis pada getaran dan gelombang
Ket :
n = jumlah gelombang
x = panjang gelombang (m)
t = waktu (s)
T = t / n
V = l . f
f = n / t
l = x / n






a.    Gelombang longitudinal è searah



b.    Gelombang tranversal è tegak lurus
*     Sifat bunyi atau penerapan dalam kehidupan sehari-hari
Sifat bunyi :
a.  Merambat melalui medium
b.  Tidak dapat merambat di ruang hampa
c.   Dapat dipantulkan
d.  Merupakan gelombang transversal (arah rambat tegak lurus)
e.  Terjadi karena benda lain yang bergetar (frekuensi sama)
f.    Merambat paling cepat melalui zat padat

*     Sifat cahaya, besaran-besaran yang berhubungan dengan cermin/lensa atau penerapan alat optik dalam kehidupan sehari-hari
- 
M = Si-f / f
M = f / So-f
Sifat cahaya :
-  Maya / nyata
- 
M = Si / So
M = hi / ho
Tegak / terbalik
-   Diperbesar / diperkecil


-        Sifat bayangan cermin cekung
                      

  
-  Sinar istimewa cermin cekung                - Sinar istimewa cermin cembung











Miopi (rabun jauh)
Hipermetropi (rabun dekat)


*     Gejala listrik statis
Plastik dengan kain wol è negatif
Kaca dengan kain sutera è positif


*     Besaran-besaran listrik dinamis dalam suatu rangkaian (seri/paralel, Hukum Ohm, Hukum Kirchoff)
a.    Rangkaian seri / paralel
Rs = R1 + R2 + R3 + ...
1/Rp = 1/R1 + 1/R2 + 1/R3 + ...



b.    Hukum Ohm
Ket :
E / V = ggl / volt
I  = kuat arus (A)
R = hambatan luar
r = hambatan dalam
 I = E / R + r

c.    Hukum Kirchoff
Imasuk = Ikeluar






*     Besaran fisis energi atau daya listrik
P = W / t
W = V. I . t
     = p x t
     = I2 . R .t
     = V2 / R . t
Energi
Daya










*     Cara pembuatan magnet dan kutub-kutub yang dihasilkan
a.    Digosok
S                       U
S                     U





b.    Induksi
S                              U
U                             S


c.    Arus listrik
S
U
U
S
                                                      

*     Peristiwa induksi elektromagnetik atau penerapan pada transformator
Step Up
Step Down
Vs > Vp
Vs < Vp
Ns > Np
Ns < Np
Is < Ip
Is > Ip
Vp    Np    Is
Vs     Ns    Ip

F GGL induksi yang timbul pada ujung–ujung kumparan bergantung pada  
   tiga faktor :
*   Jumlah lilitan kumparan
*   Kecepatan keluar masuk magnet dari dan ke dalam kumparan
*   Kekuatan magnet batang yang digunakan


*     Ciri-ciri anggota tata surya atau peredaran bumi dan bulan terhadap matahari
a.    Ciri-ciri anggota tata surya
ü Komet
-   Ekor komet selalu menjauhi matahari
-   Orbitnya lonjong dan mengililingi matahari
ü Asteroid atau planetoid / planet kerdil
ü Meteroid : benda langit yang sudah bergesekan dengan atmosfer
ü Meteor : benda langit yang belum bergesekan dengan atmosfer
ü Planet
Ø  Merkurius : - Planet terpanas
Ø  Venus :  -  Arah rotasinya berlawanan dengan arah rotasi bumi
-   Diberi julukan bintang kejora
-   Suhunya sangat tinggi
Ø Bumi : - Mempunyai satu satelit (bulan)
-  Arah beredarnya antara Venus dan Mars
Ø Mars : - Mempunyai dua satelit
Ø Yupiter : - Planet terbesar
Ø Saturnus : - Mempunyai satelit terbanyak
-   Mempunyai cincin indah
Ø Uranus
Ø Neptunus

b.     
Pasang Perbani
Purnama
Matahari
Bumi
Bulan
Matahari
Bulan
Bumi
c.     
Akibat Revolusi
Akibat Rotasi
1.   Gerak semu tahunan matahari
Gerak semu harian matahari
2.   Lamanya siang malam
Pergantian siang malam
3.   Perbedaan musim
Perbedaan waktu
4.   Perbedaan suhu
Bumi menggembung di khatulistiwa dan pepat di kedua kutubnya
5.   Terlihat rasi bintang yang berbeda
Terjadinya perubahan arah angin

*     Atom, ion, molekul
a.  Atom : bagian terkecil dalam unsur kimia tanpa mengubah sifat kimianya
b.  Ion : atom yang bermuatan listrik
*   Kation (positif)
*   Anion (negatif)
c.   Molekul : gabungan dari beberapa unsur atau lebih









*     Larutan asam, basa, atau garam
a.    Asam
-     Korosif (merusak logam)
-     Mengubah lakmus biru menjadi merah
-     Rasanya masam
-     Bila dilarutkan dalam air akan menghasilkan ion hidrogen (H+)
-     Dapat menghantarkan arus listrik
-     Menetralkan basa
-     pH < 7
b.    Basa
-     Kaustik (merusak kulit)
-     Mengubah lakmus merah menjadi biru
-     Rasanya pahit dan licin
-     Bila dilarutkan dalam air akan menghasilkan ion hidroksida (OH-)
-     Dapat menghantarkan arus listrik
-     Menetralkan asam
-     pH >7

*     Unsur, senyawa, campuran
a.    Unsur (tidak dapat diuraikan)
ð  H , N , O
b.    Molekul Unsur
ð  O2 , CO2
c.    Molekul senyawa
ð  H2O
ð  Senyawa : gabungan dua unsur atau lebih melalui reaksi kimia
d.    Campuran
ð  Gula, es teh, es jeruk

*     Sifat kimia dan sifat fisika
a.    Sifat Kimia : menghasilkan zat baru, tidak dapat kembali ke bentuk
      semula
ð Besi berkarat
ð Nasi menjadi bubur
ð Singkong menjadi tape
ð Kayu menjadi abu
b.    Sifat Fisika : tidak menghasilkan zat baru, dapat kembali ke bentuk
      semula
ð Air dipanaskan
ð Air menjadi es
ð Mentega dipanaskan

*     Bahan kimia yang terdapat dalam produk kimia (zat aditif)
a.    Pada bahan non pangan
§  Sabun : natrium palmitat, air, gliserin, natrium klorida, parfum
§  Detergen : alkil benzenasulfonat, penguat, anti redeposisi,
       pewangi
§  Shampo : air, natrium lauril eter sulfat, natrium klorida, karbomer
§  Pasta gigi : natrium monofluorofosfat, kalsium gliserofosfat
b.    Pada makanan
v Pengawet
§  Alami : gula(sukrosa), garam
§  Buatan / sintetik : asam cuka, natrium propionat, natrium
   benzoat, sendawa, asam fosfat
v Pewarna
§  Alami : daun suji (hijau), kunyit (kuning), coklat, daun jati (merah), wortel (orange)
§  Buatan : tartazine,
v Pemanis
§  Alami : gula, tebu, aren, madu
§  Buatan : sakarin, natrium siklamat, magnesium siklamat, kalsium siklamat, aspartam, dulsin
v Penyedap
§  Alami : cengkeh, pala, merica, ketumbar, cae, laos,kunyit, bawang
§  Buatan : oktil asetat, etil butirat, amil asetat, amil valerat monosodium glutamat

*     Bahan kimia adiktif dan obat psikotropika serta cara menghindari
1.    Stimulan (obat perangsang)
ü Amfetamin (ectasy)
- meningkatkan daya tahan dan kewaspadaan
- mengilangkan rasa letih, lapar, dan kantuk
- memberikan efek gembira (euforia)
- sebagai doping untuk meningkatkan prestasi di atas kemampuan
   normalnya
ð  Akibat : kekacauan pikiran, perilaku ganas, halusinasi, stroke dan serangan jantung
ü Kokain
- menghambat perasaan lapar
- menurunkan perasaan letih dan kebutuhan tidur
- memicu jantung
- meningkatkan tekanan darah dan suhu badan
ð  Akibat : sembelit, perasaan gugup yang sangat besar, kerusakan pada urat saraf, halusinasi, tidak bisa tidur, perilaku ganas, perasaan takut, serta kerusakan selaput lendir hidung atau tenggorokan
ü Nikotin
ü Kafein
-  Denyut jantung cepat
-  Tidak mengantuk
-  Tidak cepat lelah
2.    Depresan
ü Morfin
- menghilangkan/mengurangi rasa sakit
- memberikan perasaan nyaman dan gembira
- mengurangi perasaan cemas dan gelisah

ü Barbital
- membantu segera tidur,
- menghalau kecemasan, ketegangan, dan frustasi
ü Alkohol
-  Gemetar
-  Muntah
-  Kejang-kejang
-  Sukar tidur
-  Gembira
-  Pengendalian diri menurun
-  Muka kemerahan
-  Gelisah tingkah laku kacau
-  Banyak bicara sendiri
3.    Halusinogen
ü LSD
-  mengobati sakit kepala (migrain)
-  mengurangi pendarahan setelah melahirkan
ð  Efek samping penggunaan LSD adalah membangkitkan kecenderungan bunuh diri
ü Ganja
- menimbulkan situasi seperti bermimpi
- memberikan perasaan nyaman dan gembira
- gembira dan tertawa tanpa sebab
- santai dan lemah
- banyak bicara sendiri
- pengendalian diri menurun
- menguap atau mengantuk tetapi susah tidur
- mata merah
- tidak tahan terhadap cahaya
ð  Efek samping pemakaian ganja, antara lain pusing, malas, bicara tidak karuan, gejala paranoid (rasa takut), daya komunikasi dan mobilitas menurun

*     Ciri-ciri makhluk hidup
1.    Bernapas
2.    Bergerak
3.    Membutuhkan makanan
4.    Mengeluarkan zat sisa (ekskresi)
5.    Peka terhadap rangsang (iritabilitas)
6.    Tumbuh dan berkembang
7.    Beradaptasi
8.    Berkembangbiak (reproduksi)

*     Mengelompokkan makhluk hidup berdasarkan ciri-ciri
a.  Monera terdiri atas makhluk hidup prokariotik
ð  bakteri dan alga hijau- biru
b.  Protista terdiri atas makhluk hidup eukariotik bersel tunggal
ð  protozoa, alga cokelat, alga merah, alga hijau, dan alga pirang
c.   Fungi terdiri atas makhluk hidup eukariotik bersel banyak dan dapat
               menguraikan bahan organik
d.  Plantae, terdiri atas makhluk hidup eukariotik bersel banyak dan dapat
                    berfotosintesis
ð  Tumbuhan lumut (Bryophyta)
ð  Tumbuhan paku (Pteriodophyta)
v Tidak mempunyai akar, batang, daun sejati
v Mempunyai xylem dan floem
ð  Tumbuhan berbiji (Spermatophyta)
*   Angiospermae (tertutup)
§  Dikotil (dua)
§  Monokotil (satu)
*   Gymnospermae (terbuka)
                            Contoh :
§ Pakis haji
§ Pinus
§ Melinjo
§ Damar
§ Cemara
e.  Animalia, terdiri atas makhluk hidup eukariotik bersel banyak dan bersifat    
                     heterotrof
ð  Avertebrata (tidak bertulang belakang)
§  Porifera (hewan berpori) : sponga(hewan spon)
§  Coelenterata (hewan berongga) : hydra, ubur-ubur, obelia
§  Plathyhelminthes (hewan bertubuh pipih) : planaria sp
§  Mollusca (hewan lunak) : bekicot, cumi-cumi, kerang-kerangan
§  Cacing (vermes)
§  Arthoproda (hewan berbuku-buku)
*   Serangga (insekta)
*   Laba-laba (arochnida)
*   Lipan (myripoda)
*   Udang-udangan (crustacea)
§  Echinodermata (berkulit duri) : bintang laut, landak laut
§  Gastropoda (bergerak dengan perut) : bekicot
§  Cnidaria (hewan memiliki sengat) : ubur-ubur
§  Nemathelminthes (hewan bertubuh bulat panjang dan tidak bersegmen) : cacing tambang
§  Annelida (hewan bertubuh bulat dan padat/gilig) : cacing tanah
ð  Vertebrata (bertulang belakang)
§  Pisces (hewan laut)
§  Amphibi (hidup di dua alam yaitu darat dan air)
§  Reptil
§  Mamalia (hewan menyusui dan melahirkan)
§  Aves (hewan berbulu)

*     Interaksi makhluk hidup dalam ekosistem
a.    Simbiosis Mutualisme : saling menguntungkan
ü Contoh: burung jalak dengan kerbau
b.    Simbiosis Komensalisme : satu untung satu tidak untung tidak rugi
ü Contoh: ikan remora dengan ikan hiu
c.    Simbiosis Parasitisme : satu untung satu rugi
ü Contoh: bunga raflesia dan pohon inangnya

*     Usaha manusia untuk mengatasi pencemaran/kerusakan lingkungan
a.    Menanam pohon sekitar jalan raya
b.    Membuat instalasi pembuangan gas pada pabrik
c.    Mengurangi penggunaan CFC pada AC
d.    Memanfaatkan barang bekas menjadi kerajinan

*     Hubungan antara kepadatan populasi manusia dengan kualitas lingkungan berdasarkan hasil pengamatan kasus

*     Sistem gerak pada manusia dan penyakit yang berhubungan dengannya
ü Macam-macam sendi
a.      Sendi peluru (segala arah)
ð Tulang belikat dengan lengan atas
b.      Sendi pelana  (dua arah)
ð Telapak tangan dengan jari
c.      Sendi putar (gerakan berputar)
ð Tulang tengkorak dengan tulang belakang
d.      Sendi engsel (satu arah)
ð Siku dengan tulang lengan atas
e.      Sendi luncur
ð Pergelangan kaki
ü Otot

Ciri - ciri
Gambar
Otot lurik
• bekerja menurut kemauan/sadar (volunter)
• memiliki inti banyak di daerah tepi sel otot rangka lebih panjang dibandingkan dengan sel otot polos dan jantung
• memiliki daerah terang dan gelap yang tersusun rapi (lurik)
• merespon rangsangan dengan cepat
• contoh: otot pada tulang
Otot polos

• berbentuk gelondong
• mempunyai inti satu di tengah
• tidak memiliki daerah gelap  
  dan terang
• serabut aktin dan miosin tidak
   tersusun rapi
• lambat merespon rangsang
• contoh: otot pada dinding
   saluran pencernaan

Otot jantung

• bentuknya seperti otot lurik
• bekerja secara tidak sadar
   (involunter)
• mempunyai inti banyak di
   tengah
• sel otot jantung bercabang
   membentuk anyaman
• contoh: otot pada jantung
                                                           
                                                           
ü Rangka
                                                 
 
 


*     Sistem pencernaan pada manusia dan enzim-enzim yang berperan pada proses percernaan
a.  Mulut (pencernaan mekanik dan kimiawi)
ð  Enzim ptialin : karbohidrat          glukosa
b.  Kerongkongan
ð  Gerak peristaltik
c.   Lambung
ð  HCL : membunuh kuman
ð  Pepsin : mengubah protein menjadi pepton
ð  Renin : menggumpalkan kasein (protein susu)
d.  Usus halus
§  Duodenum : usus 12 jari
§  Jejenum : usus kosong
§  Ileum : usus penyerapan
*      Pankreas
ð  Amilase : amilum menjadi glukosa
ð  Lipase : lemak menjadi asam lemak dan gliserol
ð  Tripsin : protein menjadi asam amino
e.  Usus besar
ð  Bakteri E. Coli : membusukkan makanan
ð  Penyerapan kembali air dan garam mineral

*     Sistem pernapasan pada manusia dan penyakit yang berhubungan dengannya
diafragma
alveolus
bronkiolus
bronkus
laring
hidung
a.    Pernapasan dada
*   Inspirasi
§  Otot antar tulang rusuk berkontraksi
§  Volume rongga dada membesar
§  Tekanan udara dalam paru-paru kecil
§  Udara luar masuk ke dalam



*   Ekspirasi
§  Otot antar tulang rusuk berelaksasi
§  Volume rongga dada kecil
§  Tekanan udara dalam paru-paru besar
§  Udara dalam keluar
b.    Pernapasan perut
*   Inspirasi
§  Diafragma berkontraksi
§  Volume rongga dada membesar
§  Tekanan udara kecil
§  Udara luar masuk ke dalam
*   Ekspirasi
§  Diafragma berelaksasi
§  Volume rongga dada kecil
§  Tekanan udara besar
§  Udara dalam keluar
c.    Volume udara pernapasan
§  Udara komplementer (menarik napas) : 1500 mL
§  Udara sumplementer (menghembuskan napas) : 1500 mL
§  Udara residu (udara yang tertinggal / sisa) :1500 mL
d.    Gangguan sistem pernapasan
§  Emfisema : paru-paru mengalami pembengkakan karena pembuluh darah kemasukan udara
§  Asma : penyumbatan saluran pernapasan yang disebabkan oleh alergi
§  Kanker paru-paru
§  TBC : disebabkan oleh bakteri Mycobacterium tuberculosis yang menimbulkan bintik-bintik pada dinding alveoli.
§  Laringitis : peradangan pita suara
§  Trakeitis : peradangan pada trakea yang disebabkan virus
§  Bronkhitis : gangguan pada cabang tenggorokan akibat infeksi
§  Pneumonia : radang paru-paru dan paru-paru terisi cairan radang
§  Pleuritis
§  Flu
§  Polip : pilek menahun
§  Rhinitis : radang selaput hidung yang disebabkan bakteri






*     Sistem peredaran darah pada manusia dan penyakit yang berhubungan dengannya
bilik kiri
serambi kiri
bilik kanan
serambi  kanan
vena pulmonalis
vena cava superior
vena cava inferior
arteri pulmonalis
aorta
a.    Ruangan dalam jantung dan fungsinya
*        Serambi kanan : menerima darah dari seluruh tubuh, banyak karbondioksida
*        Serambi kiri : menerima darah dari paru-paru, banyak oksigen
*        Bilik kanan : memompa darah dari jantung ke paru-paru, banyak karbondioksida
*        Bilik kiri : memompa darah ke seluruh tubuh, banyak oksigen
b.    Peredaran darah
*        Peredaran darah besar
bilik kanan        aorta(arteri besar)       seluruh tubuh       vena cava                        
      bilik kanan
*        Peredaran darah kecil
bilik kiri       arteri pulmonalis       paru-paru       vena pulmonalis serambi kanan      
c.    Penyakit pada peredaran darah
§ Hemofilia : darah sukar membeku
§  Anemia : kekurangan darah
§  Leukimia : kanker darah, kelebihan sel darah putih
§  Thalasemia : gagalnya pembentukan hemoglobin akibat rusaknya gen globin, menurunnya kemampuan mengikat oksigen
§  Aterosklerosis : penyumbatan pembuluh darah oleh lemak (kolesterol)
§  Arteriosklerosis : penyumbatan pembuluh darah oleh zat kapur
§  Hemoroid (ambeien) : pelebaran pembuluh darah balik (vena) disekitar anus








d.    Macam-macam sel darah
§  Trombosit (keping darah)
ð Pembekuan darah
luka
trombosit pecah
trombokinase

trombin
fibrinogen
fibrin
bekuan darah
protombin


Ca2+ , vitamin K








§  Leukosit (sel darah putih)
ð Membunuh kuman
ð Antibodi
§  Eritrosit (sel darah merah)
ð Mengangkut dan mengikat oksigen
ð Mengandung hemoglobin
§  Darah cair (plasma darah)
ð Mengangkut sari-sari makanan

e.    Perbedaan pembuluh nadi dan pembuluh balik

Arteri
Vena
Dinding pembuluh
Tebal, kuat, dan elastis
Tipis dan tidak elastis
Letak
Tersembunyi di bawah otot
Dekat permukaan tubuh atau di bawah kulit
Fungsi
Mengalirkan darah dari jantung ke seluruh tubuh
Mengalirkan darah dari seluruh tubuh ke jantung
Denyut
Terasa
Tidak terasa
Katup
Hanya satu di dekat jantung
Banyak di sepanjang pembuluh
Apabila luka
Darah memuncrat keluar
Darah menetes

*     Sistem eksresi dan reproduksi pada manusia dan penyakit yang berhubungan dengannya
1.    Ekskresi
a.    Paru-paru : karbondioksida dan uap air
b.    Hati : ekskresi (ureum) , sekresi (empedu)
c.    Ginjal : urin
§  Filtrasi        glomerolus = urine primer
§  Reabsorbsi        tubulus kontortus proksimal = urine sekunder
§  Augmentasi         tubulus kontortus distal
§  Korteks (kulit ginjal)
§  Medulla (sumsum ginjal)
§  Pelvis (rongga ginjal)
d.    Kulit : keringat
ü Kelainan dan penyakit pada sistem ekskresi
§  Anuria: kegagalan ginjal menghasilkan urin
§  Glukosuria: ditemukannya glukosa pada urin, sehingga terjadi kerusakan pada urin
§  Albuminaria: ditemukannya protein albumin dalam urin, sehingga terjadi kenaikan permeabilitas membran glomerulus
§  Hematuria: disebabkan oleh radang organ-organ sistem urin karena penyakit atau iritasi oleh batu ginjal
§  Bilirubinaria: konsentrasi bilirubin dalam urin di atas normal
§  Batu ginjal: butiran kalsium karbonat di dalam saluran ginjal maupun saluran urin
§  Nefritis glomerulus: radang ginjal yang melibatkan glomerulus yang disebabkan oleh infeksi bakteri
§  Pielonefritis: merupakan radang pelvis ginjal, medula dan korteks oleh infeksi bakteri
§  Kistisis: radang kantung kemih yang melibatkan lapisan mukosa dan submukosa
§  Nefrosis: bocornya membran glomerulus
§  Polisistik: disebabkan oleh kerusakan saluran ginjal yang merusak nefron dan menghasilkan kista mirip dilatasi sepanjang saluran
§  Gagal ginjal: kegagalan fungsi akut ginjal
§  Albino: terjadi karena tidak ada pigmen melanin pada lapisan granulosum
§  Hepatitis : radang hati oleh virus
§  Penyakit kuning : tersumbatnya saluran empedu
§  Batu ginjal : endapan garam kalsium
§  Biduran : alergi kulit
§  Ringworm : bercak lingkaran di kulit yang disebabkan infeksi jamur
§  Psoriasis : kulit kemerahan
§  Jerawat : gangguan umum yang bersifat kronis pada kelenjar minyak
§  Kanker kulit : penerimaan sinar matahari yang berlebihan




2.    Reproduksi
saluran ejakulasi
kelenjar prostat
skrotum
testis

penis
uretra
saluran sperma
kandung kemih
Organ-organ penyusun sistem reproduksi pria:
1. Testis → menghasilkan sperma dan hormon kelamin
2. Skrotum → kantung yang di dalamnya terdapat testis dan mengatur
    suhu yang cocok bagi kehidupan sperma
3. Tubulus seminiferus → sebagai tempat pembentukan sperma
4. Sel interstisial → menghasilkan hormon kelamin pria dan terdapat di 
     testis
5. Sel sertoli → sel yang terdapat di testis dan berfungsi untuk
    menyediakan makanan bagi sperma
6. Penis → sebagai alat kopulasi
7. Vasa deferensia → menyalurkan sperma ke kantong sperma
8. Duktus epididimidis → tempat pematangan dan penyimpanan
    sementara sperma
9. Kantong sperma → tempat menampung sperma
10. Kelenjar prostat dan cowper → berfungsi menghasilkan cairan semen
     untuk memberi nutrisi dan mempermudah gerakan sperma
tuba fallopi
vagina
kandung kemih
ovarium
rahim
Organ-organ penyusun sistem reproduksi wanita :
1. Ovarium → tempat memproduksi sel telur
2. Tuba fallopi → membawa sel telur dari ovarium menuju uterus dan
    tempat terjadinya pembuahan
3. Uterus → tempat tumbuh dan berkembangnya embrio
4. Vagina → tempat keluarnya bayi pada kelahiran alami



ð  Kelainan dan penyakit pada sistem reproduksi
1. Gonorhoe (kencing nanah)
     Pada wanita: keluarnya nanah dari vagina dan saluran urin
     Pada pria: keluarnya nanah pada penis dan saluran urin
2. Kamidiasis → keluarnya darah sama dengan gonorhoe
3. Sifillis → luka pada vagina atau penis
4. Herpes → luka pada vagina atau penis seperti bercak-bercak yang  
    menyerang pada alat kelamin manusia
5. Candidasis → infeksi pada dinding vagina
6. AIDS → rusaknya sel darah putih, pertahanan tubuh melemah

*     Sistem saraf dan alat indera pada manusia
A.  
dendrit
Sistem saraf
nukleus
akson
badan sel
ujung akson
sel schwann
nodus ranvier

1.    Sistem Saraf Pusat (tempat koordinasi)
a.    Otak
§  Otak besar
ð Fungsi : pusat pengendali berbagai aktivitas tubuh yang disadari, yaitu berpikir, kemauan, ingatan, mendengar, membau, bergerak, dan melihat
b.    Otak tengah
ð Terdapat lobus optikus yang berfungsi sebagai pusat refleksi pupil mata, pengatur gerak bola mata, dan reflek akomodasi mata
c.    Otak kecil (serebelum)
ð Otak kecil berfungsi sebagai pusat keseimbangan tubuh dan koordinasi gerak tubuh
d.    Sumsum Lanjutan (Medula Oblongata)
ð Fungsi : pusat pengatur denyut jantung dan tekanan darah, membantu gerak pernapasan, pelebaran dan penyempitan pembuluh darah, refleks menelan, muntah, batuk, dan bersin
e.    Sumsum Tulang Belakang (Medula Spinalis)
ð Fungsi : alat penghantar rangsang, pusat gerak refleks kaki dan
tangan

2.    Sistem Saraf Tepi
a.    Saraf Sadar (Somatik)
ð Fungsi: mengatur kerja organ tubuh secara sadar
b.    Saraf Autonom (Viseral)
ð Fungsi : mengontrol organ-organ dalam tanpa dipengaruhi kesadaran
ð Ada 2 macam saraf autonom, yaitu saraf simpatik dan saraf parasimpatik
ð Urutan rangsang pada gerak sadar
Reseptor → neuron sensorik → otak besar area sensorik → otak besar area asosiasi → otak besar area motorik → neuron motorik → efektor
ð Urutan rangsang pada gerak refleks
Reseptor → neuron sensorik → sumsum tulang belakang → neuron motorik → efektor
ð Urutan jalannya rangsang pada neuron
Dendrit → badan sel saraf → nukleus→ akson (neurit) → sinapsis
B.   Sistem Indera
1.    Indra Penglihatan (Mata)
ð Kelopak mata
Fungsi : melindungi bola mata dari sengatan sinar matahari     dan kotoran dari luar seperti debu dan untuk menjaga mata agar tetap basah
ð Kelenjar air mata
Fungsi : menjaga bola mata agar tidak kering, membersihkan permukaan bola mata dari kotoran, membunuh kuman-kuman yang masuk ke rongga mata
ð Bola Mata
§ Konjungtiva, bagian terluar dari bola mata yang memiliki
   pembuluh darah
§  Iris, terletak di antara lensa dan kornea mata
§  Kornea, berwarna bening dan dapat ditembus cahaya
§  Lensa, berfungsi untuk akomodasi dan pusat pembiasan
§  Pupil, berfungsi mengatur jumlah sinar yang masuk ke mata
§  Retina (selaput jala), berfungsi untuk menangkap bayangan 
 benda
§  Koroid, berfungsi menyuplai darah ke retina dan melindungi  
 refleksi cahaya dalam mata
§  Sklera, berfungsi melindungi mata dari kerusakan dan tempat
 melekatnya otot
§  Sel batang, menangkap cahaya yang lemah
§  Sel kerucut, menangkap cahaya yang kuat
§  Bintik kuning, menangkap cahaya darah, saraf, dan jaringan    lemak

2.    Indra Pendengaran (Telinga)
a.  Telinga luar, terdiri dari daun telinga, lubang telinga
b.  Telinga tengah, untuk menjaga agar tekanan udara di luar dan di       
    dalam rongga telinga tetap seimbang
c.  Telinga dalam, berperan dalam menerima rangsang. Terdapat  
          rumah siput (koklea) dan tiga saluran setengah lingkaran.
3.    Indra Penciuman (Hidung)
a.    Hidung luar
    Hidung luar dilapisi oleh kulit, jaringan ikat dan otot kecil. Otot kecil  
     berfungsi untuk melebarkan atau menyempitkan lubang hidung
b.    Rongga hidung
Fungsi : jalannya napas, alat pengatur kelembapan dan temperatur,
penyaring udara dari kotoran, membersihkan refleks terhadap iritasi
melalui bersin
4.    Indra Pengecap (Lidah)
ð  Fungsi : mengatur letak makanan, membantu menelan makanan, berbicara, alat perasa makanan.
ð  Bagian-bagian dari lidah:
§  pangkal lidah → mengecap rasa pahit
§  pinggir lidah → mengecap rasa asam
§  ujung lidah → mengecap rasa manis dan asin
§   daerah tengah lidah → mengecap keseluruhan rasa
5.    Indra Peraba (Kulit)
Reseptor berupa sentuhan atau disebut juga tango reseptor
Ujung saraf berselaput
Rangsangan
Korpuskel pacini
tekanan
Korpuskel ruffini
panas
Korpuskel krayse
dingin
Kropuskel meissner
sentuhan

*     Struktur dan fungsi jaringan (organ) pada tumbuhan
a. Jaringan Epidermis
    Jaringan paling luar dari tubuh tumbuhan.
    Ciri-ciri: berbentuk pipih, melebar, bertautan satu dengan sel lainnya
b. Jaringan Dasar (Parenkim)
    Fungsi:
     - sebagai cadangan makanan
     - membantu proses fotosintesis
     - mengisi di antara jaringan-jaringan lain




c. Jaringan Penguat (Penyokong)
    Fungsi : menguatkan bagian dari tumbuhan.
    Macam-macam jaringan penyokong:
    1). Jaringan kolenkim, merupakan jaringan yang letaknya di dekat  
          epidermis
    2). Jaringan sklerenkim, merupakan jaringan yang terdiri dari sel-sel
d. Jaringan Pengangkut
     1). Xilem (pembuluh kayu), berfungsi untuk mengangkut zat-zat makanan,
            berupa garam mineral dari dalam tanah kemudian mengedarkannya ke
            seluruh bagian tumbuhan
      2). Floem (pembuluh tapis), berfungsi untuk mengangkut zat makanan
yang diolah pada daun, dan mengedarkan ke seluruh bagian tubuh  
tumbuhan
e. Jaringan Meristem
ð  jaringan yang sel-selnya masih aktif membelah diri. Jaringan meristem terdapat di ujung batang dan ujung akar.
f. Jaringan Endodermis
     Fungsi: pengatur arah gerak air supaya masuk ke pembuluh pengangkut.
     Terdapat pada akar dan batang
*     Cara beradaptasi (respon) tumbuhan terhadap pengaruh lingkungan luar
1.    Tropisme : gerak tumbuhan yang arah geraknya dipengaruhi oleh arah datangnya rangsangan
a.   Fototropisme
ð Gerak tropisme karena pengaruh rangsang cahaya
b.   Geotropisme
ð Gerak tropisme karena rangsang gravitasi bumi
ð Misalnya pada akar tumbuhan
c.   Tigmotropisme
ð Gerak tropisme yang disebabkan sentuhan
ð Misalnya pada tumbuhan pemanjat
d.   Kemotropisme
ð Gerak tropisme karena adanya rangsangan kimia
ð Contohnya gerak akar menuju pupuk dan pertumbuhan saluran    
    serbuk sari menuju bakal buah ketika pembuahan
e.  Hidrotropisme
ð Gerak tropisme yang disebabkan adanya rangsangan air



2.    Nasti : gerak bagian tumbuhan yang arah geraknya tidak dipengaruhi arah datangnya rangsangan, disebabkan oleh perubahan turgor pada jaringan di tulang daun.
a.  Tigmonasti (Seismonasti)
ð Akibat adanya rangsangan sentuhan
ð Misalnya pada putri malu
b.  Niktinasti
ð Gerak nasti karena pengaruh gelap
ð Misalnya merunduknya daun-daun anggota famili Leguminoceae pada sore hari
c.   Fotonasti
ð Adanya pengaruh rangsang cahaya
ð Contohnya bunga pukul 4 dan 9
d.  Termonasti
ð Gerak akibat rangsangan suhu
ð Misalnya bunga tulip di musim semi
e.  Nasti Kompleks
ð Gabungan dari fotonasti, kemonasti, dan hidronasti
ð Gerak ini dipengaruhi oleh cahaya, kimia, suhu, dan air
ð Misalnya membuka dan menutupnya stomata
3.    Taksis : gerak yang terjadi akibat rangsangan dari luar
a.    Fototaksis
ð Gerak taksis karena rangsang cahaya
ð Contohnya euglena yang bergerak dengan bulu cambuk menuju cahaya
b.  Kemotaksis
ð Rangsang kimia
ð Contohnya sel gamet pada lumut
c.   Galvanotaksis
ð Taksis karena pengaruh arus listrik
ð Contohnya bakteri ke arah kutub positif (+) dan negatif (–)

*     Proses fotosintesis melalui percobaan-percobaan
a.  Percobaan Sach = mengetahui adanya amilum
   
ð  Merebus dengan air panas è mematikan sel daun
ð  Merebus dengan alkohol è melarutkan klorofil
ð  Ditetesi lugol è menguji adanya amilum


b.  Percobaan Ingenhouzs = mengetahui adanya oksigen

*     Contoh adaptasi makhluk hidup dan seleksi alam dalam kelangsungan makhluk hidup


*     Proses persilangan berdasarkan hukum Mendel
a.    Monohibrid
ü 1 : 2 : 1
b.    Dihibrid
ü 9 : 3 : 3 : 1
·      Heterozygot : pasangan gen yang berbeda
·      Homozygot : pasangan gen yang sama
·      Dominan : sifat yang selalu muncul
·      Resesif : sifat yang tidak muncul
·      Fenotip : sifat yang nampak (MM)
·      Genotip : susunan gen dalam kromosom (mm)

*     Pemanfaatan bioteknologi
a.  Bioteknologi modern
§  Inseminasi buatan (kawin suntik)
§  Kloning : proses untuk menghasilkan keturunan yang identik dengan induknya secara aseksual (tidak menggunakan fertilisasi)
§  Bayi tabung
§  Radiasi
§  Kultur jaringan  (tanaman)
§  Hidroponik (tanpa menggunakan tanah)
§  Aeroponik (bercocok tanam di udara)
§  Rekayasa genetika (mengubah faktor keturunan untuk mendapatkan sifat baru)
§  Ekstensifikasi: usaha memperluas lahan pertanian
§  Intensifikasi: usaha meningkatkan kualitas dan kuantitas hasil pertanian pada lahan terbatas dengan panca usaha tani
§  Hibridisasi: perkawinan antara dua individu hewan yang mempunyai dua sifat beda, tetapi masih dalam satu spesies








b.  Bidang produk makanan
No.
Mikroorganisme
Bahan
Produk
Enzim
1.
Rhizopus oliosporus
Rhizopus stolonifer
Rhizopus oryzay

kedelai

tempe

protease
2.
Aspergillus oryzae
kedelai
tauco
protease
3.
Aspergillus soyae
Aspergillus wentii
kedelai
kecap
protease
4.
Neurospora crassa
Neurospora sitoppila
Monilia sitoppila
ampas tahu / kedelai
oncom
protease
5.
Streptococcus thermophillus
Lactobacillus bulgaricus
Lactobacillus vulgaris

susu

yogurt

laktase
6.
Streptococcus lactis
susu
mentega
lipase
7.
Saccharomyces cerevisiae
singkong
tape

8.
Lactobacillus plantarum
Streptoccus sp
Pediococcusc sp
Leuconostoc mesemteroidec

Sayuran/kubis

asinan

laktase
9.
Lactobacillus casei
Propioni bacterium
Penicillium camembertii
Lactobacillus lactis
Sireptococcus lactis


susu


keju


lipase
10.
Acetobacter xylinum
air kelapa
nata de coco


c.   Bidang produk kesehatan
No.
Nama Produk
Manfaat
1.
Streptomyces gryceus
antibiotik
2.
Thiobacillus ferooxidans
memurnikan bahan-bahan tambang/logam
3.
Interferon
melawan infeksi, meningkatkan sistem
4.
Insulin
menurunkan kadar gula darah (diabetes mellitus)
5.
Vaksin viral
meningkatkan kekebalan tubuh
6.
Penicillin
antibiotika, melawan infeksi oleh jamur atau bakteri
7.
Hormon pertumbuhan
melawan kekerdilan, untuk penyembuhan
8.
Beta endorfin
Mengurangi rasa sakit
9.
Activator plasminogen
Melarutkan darah beku, mencegah stroke
10.
Inferleukun 2
Mengaktifkan sistem kekebalan
11.
Antibodi monoklonal
Mendeteksi penyakit secara akurat (mengobati kanker)
12.
Enzim
Meningkatkan reaksi / biokatalisator baik untuk keperluan manusia maupun industri