Minggu, 15 April 2018

AA YKPN: ETIKA BISNIS DALAM KEHIDUPAN BISNIS BAGIAN B

PEMIKIRAN CORPORATE YANG BURUK AKAN MENGIMPLIMENTASI HASIL YANG BURUK
Untuk saat ini mungkin pemikiran dalam penyusunan strategi yang buruk dapat menghasilkan hasil yang baik namun hal itu tidak bersifat hakiki karena sesuatu yang buruk itu tidak akan pernah menguntungkan bagi semua pihak. Jika corporate terus-menerus menyusun strategi yang buruk maka corporate tersebut tidak akan bertahan lama dan akan segera hancur. Strategi yang buruk (CG yang buruk) juga akan membuat perusahaan menghadapi kesulitan dalam memenuhi tanggungjawab ekonomi dan etika terhadap stakeholders, termasuk pemegang sahan dan karyawan.

PENGERTIAN STRATEGI
Sangat banyak pengertian mengenai strategi yang tersedia, adapun pengertian strategi menurut saya yaitu adalah penyusunan penyesuaian sumberdaya dan kemampuan suatu organisasi atau diri dengan peluang yang ada di lingkungan sekitar agar tercapai suatu tujuan yang sudah direncanakan secara baik.

PERTANYAAN YANG HARUS ADA DALAM PENYUSUNAN STRATEGI
1.  Apakah jika kita sudah menyusun strategi yang benar akan memberikan hasil yang baik?
2.  Apakah strategi yang kita susun sesuai dengan lingkungan eksterna misalnya dalam bidang ekonomi dan sosial?
3.  Apakah kita mampu melaksanakan semua strategi yang sudah kita susun?
4.  Apakah kita mempunyai tim manajemen yang baik?
5.  Jika jawaban satu atau lebih adalah tidak, apakah kita perlu melakukan perubahan?
STRATEGI YANG SUDAH DIANGGAP TEPAT APAKAH JUGA AKAN MENGIMPLEMENTASIKAN HASIL YANG TEPAT JUGA?
Kita sebagai manusia selalu berharap apa yang sudah kita rencanakan atau kita susun menghasilkan hasil sesuai dengan harapan dan tujuan kita namun kadang realitanya tidak semulus itu karena untuk mencapai hasil yang baik di posisi yang terbaik membutuhkan banyak perjuangan dan rintangan yang harus dilalui terlebih dahulu. Strategi yang sudah dianggap tepat oleh penyusun strategi terkadang atau bahkan sering tidak akan menghasilkan hasil yang tepat karena semua itu tergantung oleh berbagai banyak faktor misalnya dalam bidang ekonomi dan sosial budaya. Tidak salah jika strategi yang sudah disusun sebaiknya dilakukan perubahan atau revisi supaya menghasilkan hasil yang tepat daripada yang sebelumnya.

CARA AGAR TOP MANAJEMEN MENDUKUNG GAGASAN BAWAHAN
Beberapa cara agar top manajemen mendukung gagasan bawahannya adalah sebagai berikut:
1.  Ciptakan ide atau gagasan yang menarik sehingga membuat top manajemen tertarik
2.  Sampaikan ide atau gagasan sebaik mungkin supaya top manajemen bersedia untuk memperhatikan apa yang kita sampaikan
3.  Yakinkan top manajemen bahwa ide atau gagasan kita sangat berguna untuk kemajuan perusahaan
4.  Berikan contoh yang sesuai dengan ide yang kita sampaikan supaya top manajemen benar-benar yakin dan mendukung gagasan kita

IMPLIKASI CORPORATE GOVERNANCE TERHADAP HASIL KE DEPAN
Hal-hal yang akan atau mungkin terjadi ke depan dengan corporate governance, antara lain:
1.  Peningkatan tuntutan atas transparansi pelaporan keuangan dan tanggungjawab sosial organisasi
2.  Peningkatan tuntutan keterlibatan dewan komisaris dalam penetapan strategi serta pengembangan tanggungjawab organisasi terhadap isu-isu sosial
3    Peningkatan keterlibatan dari institutional shareholders (pension funds, mutual funds) dalam proses corporate governance
4    Peningkatan pengawasan terhadap komisaris perusahan dan manajer oleh pemerintah, pemegang saham, dan non-shareholder stakeholders

MEKANISME/ SIKLUS KERJA DARI BALANCED SCORECARD APPROACH UNTUK GOVERNANCE SYSTEM

Mekanisme Governance (Pengendalian Organisasi)
1.  Dewan komisaris, memenuhi kriteria sebagai berikut:
 a)   Elected by stockholders
 b)  Legally accountable
 c)   Monitors corporate strategy decisions
 d)  Authority to hire, fire, and compensate
 e)   Ensures accuracy of audited financial statements
 f)    Inside directors
 g)   Outside directors

2.   Stock-based compensation
 a)   Pay-for-performance
 b)   Stock options: The right to buy company shares at a predetermined price at some point in the  future

3.    Financial statements and auditors
 a)  SEC: mengacu pada kriteria pasar modal
 b) GAAP:  mengacu pada standar akuntansi

Mekanisme Governance (Internal Organisasi):
1.    Sistem pengawasan strategis, mencakup:
 a)   Standar untuk pengukuran kinerja organisasi
 b)  Sistem untuk pengukuran dan monitoring kinerja secara rutin
 c)   Perbandingan antara target kenerja dengan realisasi kinerja
 d)  Evaluasi hasil dan tindakan koreksi

2.    Insentif pegawai, mencakup:
 a)   Skema kepemilikan saham bagi pegawai
 b)  Stock options – hak membeli saham dengan harga khusus
 c)   Kompensasi berbasis pencapaian: superior efficiency, quality, innovation, and responsiveness  to customers

CARA AGAR SETIAP MEMBACA BUKU ATAU ARTIKEL DAPAT MEMUNCULKAN IDE - IDE BARU
Berikut ini adalah cara-cara untuk memunculkan ide baru ketika kita membaca buku atau artikel di internet, antara lain:
1.   Fokuskan pikiran kita terhadap apa yang sedang kita baca
2.   Pahami setiap kata dan kalimat dalam bacaan itu
3.   Buat ringkasan atau tulis kata-kata yang dianggap menarik untuk disusun menjadi ide baru
4.   Membaca di tempat yang nyaman dan jauh dari gangguan akan mendukung kita dalam menenangkan pikiran dan berkonsentrasi dalam membaca
5.   Hilang segala hal yang tidak ada kaitannya dengan apa yang akan kita baca, pastikan pikiran kita sedang tidak memikirkan hal-hal yang tidak penting
6.   Jika ide yang kita buat tidak berhasil jangan menyerah begitu saja, lakukan perbaikan lagi dan lagi karena hasil yang baik membutuhkan proses yang panjang

CARA UNTUK MEMBANGUN KESADARAN ETIKA BISNIS
Beberapa cara untuk membangun kesadaran etika dalam kegiatan bisnis, yaitu:
1.   Pastikan hati dan pikiran berpegang teguh pada sifat-sifat terpuji misalnya kejujuran
2.   Hindarkan diri dari tindakan curang yang dapat merugikan diri sendiri dan orang lain
3.   Jangan takut untuk bertanggung jawab terhadap apa yang akan kita hadapi setelah melakukan tindakan
4.   Memberikan pelayanan yang terbaik kepada semua orang (client) agar perusahaan mendapat kepercayaan dari berbagai pihak yang mana hal itu dapat memajukan perusahaan
5.   Selalu bersikap rendah hati dengan apa yang sudah diperoleh jangan mudah terlena oleh pujian yang diberikan oleh pelanggan

HUBUNGAN ORGANISASI DAN STAKEHOLDER

Sebuah perusahaan didirikan dengan mendapatkan bantuan modal dari 2 pihak pemegang saham yaitu dari internal dan eksternal perusahaan karena tidak mungkin suatu perusahaan berdiri hanya dengan  mendapatkan modal dari pihak internal saja. Dalam perjalanannya, perusahaan membutuhkan penilaian atau auditing dari pihak eksternal yang independen yang dibuktikan dengan sertifikasi. Kelayakan berdirinya suatu perusahaan dinilai berdasarkan berapa banyak deviden yang diberikan kepada pemegang saham. Jika perusahaan itu tidak mampu memberikan keuntungan kepada pihak pemegang saham maka perusahaan itu dinyatakan pailit dan mungkin harus mengalami pembubaran. Setiap akhir tahun diadakan RPUS (Rapat Umum Pemegang Saham) yang membahas berapakah deviden yang akan dibagikan kepada para pemegang saham. Semakin bagus kredibilitas perusahaan maka akan semakin bagus pula penilaian para pemegang saham yang mana hal ini akan membuat para pemegang saham menambah jumlah saham yang ditanamkan yang akan berdampak bagus untuk perusahaan karena akan menambah modal dan kinerja perusahaan yang akan menghasilkan laba perusahaan yang semakin besar.

KODE ETIK PERUSAHAAN MULTINASIONAL
Berikut ini adalah beberapa kode etik perusahaan multinasional, yaitu:
1.        Memperhatikan hak dan kebebasan manusia
2.        Meminimalisasi dampak negatif pada kebijakan ekonomi lokal
3.        Mempertahankan standar tinggi dalam keterlibatannya dengan politik lokal
4.        Mengadaptasi teknologi sesuai dengan kebutuhan lokal
5.        Melindungi lingkungan tempat perusahaan itu berdiri
6.        Melindungi konsumen dalam mendapatkan haknya
7.        Memberikan prioritas kepada negara tempat dimana perusahaan multinasional itu berdiri
8.        Menyediakan lapangan pekerjaan kepada penduduk lokal
9.        Mempromosikan pegawai lokal ke posisi manajemen
10.    Menghormati hak berpendapat bersama masyarakat lokal
11.    Bekerja sama dengan unit-unit lokal dalam hal tawar-menawar
12.    Memberikan pemberitahuan penutupan proyek yang sudah selesai dibangun
13.    Jangan menggunakan ancaman kepada negara yang telah selesai diadakan proyek dalam transaksi tawar-menawar
14.    Memberikan perlindungan kepada para pekerja
15.    Meningkatkan standarisasi kepada pekerja lokal
16.    Melindungi karyawan dengan standar kesehatan dan keselamatan yang memadai

17.    Memberikan informasi kepada karyawan tentang bahaya mengenai pekerjaannya 

Tidak ada komentar: