KEGAGALAN AUDIT DALAM DUNIA BISNIS
1. Kegagalan audit adalah
kesalahan kesimpulan hasil audit yang disebabkan karena kecerobohan akuntan.
Seorang akuntan wajib
mempunyai sifat teliti, sabar, dan tekun supaya hasil pekerjaan yang dikerjakan
mempunyai hasil yang maksimal yang dapat dipercaya.
2. Kegagalan audit berbeda
dengan risiko audit. Risiko audit adalah kesalahan kesimpulan hasil audit yang
berada diluar kuasa auditor untuk mencegahnya (bukan karena kecerobohan
auditor)
Seorang akuntan juga manusia
sebagaimana memiliki sifat yang tidak sempurna dan akan melakukan kesalahan
dalam mengerjakan pekerjaannya, maka dari itu setealah dikerjakan alangkah
baiknya hasil pekerjaan tersebut diteliti lagi.
PROBLEMATIKA ETIKA BISNIS DALAM DUNIA BISNIS
Dalam dunia bisnis pasti ada
pihak yang pro dan kontra, ada berpendapat bahwa etika bisnis itu ada namun ada
juga yang berpendapat tidak ada. Namun demikian, kritik semacam ini banyak
dilakukan oleh pelaku bisnis untuk tujuan merasionalkan/ menghalalkan
pelanggaran etika bisnis yang mereka lakukan. Mereka gagal melihat bahwa
mayoritas hubungan/kontrak bisnis hanya akan berhasil jika dilandasi oleh
prinsip-prinsip etika. Jika mayoritas bisnis tidak dijalankan sesuai dengan
kaidah etika, maka bisnis tidak akan mampu bergerak dan akhirnya akan
kehilangan fungsinya sebagai alat untuk mensejahterakan masyarakat.
TANGGUNG JAWAB ETIKA KANTOR AKUNTAN PUBLIK
- Bisnis yaitu melalui pemilik dan manajer, pemilik dan manajer
melakukan hubungan bisnis dengan
perorangan atau sekelompok orang secara bertanggungjawab. Hubungan bisnis yang
bertanggungjawab menjadi landasan tanggungjawab etika antara bisnis dengan
stakeholders dan masyarakat luas secara umum.
- Tanggungjawab etika juga berlaku bagi KAP, meskipun
keuntungan memang mutlak diperlukan untuk keberlangsungan KAP, tetapi
tanggungjawab etika adalah melampaui tujuan perolehan keuntungan.
- Akuntansi adalah industri jasa yang kehadirannya harus
memberikan manfaat kepada klien dan kepada masyarakat umum.
- Mencederai kepentingan klien dan masyarakat atas nama laba
(profit) akan berbenturan dengan tujuan bisnis KAP, yaitu mensejahterakan
stakeholders, sesuai dengan mandat yang diberikan oleh masyarakat kepada KAP.
- KAP yang baik adalah KAP yang mampu memberikan potret sejelas
mungkin tentang kondisi keuangan perusahaan yang diaudit dan atau yang mampu
menguji kewajaran laporan keuangan perusahaan dengan seobjektif mungkin.
KRISIS PROFESI AKUNTANSI
Tekanan untuk memaksimalkan
pendapatan telah menempatkan profesi akuntansi berada dalam situasi krisis. Sebelum
kasus Enron muncul, telah disadari adanya krisis dalam profesi akuntansi yang
telah berjalan cukup panjang. Abraham J. Briloff dalam artikelnya Accounting
Today menuliskan tentang kesenjangan yang cukup memprihatinkan antara apa yang
dilakukan dalam profesi akuntansi dengan apa yang seharusnya dilakukan (gap
between the “is” and the “ought” of the accounting profession).
Sebelum kasus Enron dan KAP Andersen muncul dan telah
membuatnya kolaps, John Bogle juga menulis sebuah artikel dengan judul yang
sangat tepat “Public Accounting: Profession or Business?” Boggle menyebutkan
adanya sejumlah faktor yang merontokkan dedikasi KAP terhadap profesinya,
kemudian terjerembab dalam dalam arena profit-maximizing operation, yaitu
godaan keuangan yang bisa diraih melalui rekayasa manipulatif informasi
akuntansi.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar